Suwirta Mundur dari Gerindra, Wayan Baru: Caranya Kurang Elegan

  • 23 Mei 2019
Suwirta Mundur dari Gerindra, Wayan Baru: Caranya Kurang Elegan
Beritabali.com, Klungkung. Ketua DPC Gerindra Klungkung, Wayan Baru menilai Nyoman Suwirta kurang elegan.
 
Bupati Klungkung 2 periode (2013-2018 dan 2018-2023) itu resmi mengundurkan diri dari Partai Gerindra, Kamis (23/5), yang notabene telah berjasa membawanya menjadi orang nomor satu di Pemkab Klungkung.
 
Kata Wayan Baru, Nyoman Suwirta memberi surat pengunduran diri melalui orang lain adalah tindakan yang kurang elegan. Mestinya Suwirta menyampaikan langsung. Sehingga dalam hal ini, seolah-olah dia tidak menghargai partai.
 
"Jadi ini masalah organisasi, sah-sah saja keluar dari partai dan itu hak orang," kata Baru yang masih menjabat sebagai Ketua DPRD Klungkung.
 
Sebelum Wayan Baru mendengar pengunduran diri Nyoman Suwirta itu, Nyoman Suwirta kepada wartawan secara tegas menyatakan ia mundur dari Gerindra karena dirinya menilai bahwa ia tidak dibutuhkan lagi setelah dikeluarkan dari group WhatsApp DPC Gerindra Klungkung.
 
"Baru (Wayan Baru) adalah sahabat saya, Juliarta adalah teman saya yang saya ajak berjuang, jadi saya berharap teman-teman di legislatif, apapun fraksi dan partainya, mari kita bersama-sama membangun Klungkung," ucap Suwirta di ruang kerjanya seraya menambahkan, walaupun ada partai yang mendekati pasca dirinya mengundurkan diri dari Gerindra, ia menegaskan tidak akan kemana-mana.
 
Lebih lanjut Suwirta mengatakan akan fokus "ngayah" atau mengabdi di Kabupaten Klungkung untuk menuntaskan sisa pengabdian ini. 
 
"Saya tidak berfikir ke partai A, partai B, sekali lagi saya mau fokus ngayah di Kabupaten Klungkung, agar visi misi program kerja 5 tahun kedepan ini bisa saya wujudkan," ujarnya. [bbn/tra/psk]
  • 23 Mei 2019

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita