Pemahaman dan Kepedulian Politik Kaum Milenial Bali Rendah

  • 10 April 2019
Pemahaman dan Kepedulian Politik Kaum Milenial Bali Rendah
Beritabali.com, Badung. Pemahaman akan politik atau kepedulian terhadap politik generasi Milenial di Bali dinilai masih sangat rendah. Hal tersebut disebabkan, karena citra politik di kalangan milenial dan pemilih pemula masih sangat rendah di Bali. 
 

Selain itu juga, mereka selalu memandang politik hanya urusan para orang tua saja. "Pemahaman akan politik atau kepedulian terhadap politik kaum milenial di Bali masih sangat rendah sampai saat ini," jelas akademisi Dosen FISIP Universitas Udayana, Bali, Dr. Ni Made Ras Amanda, belum lama ini di Jimbaran, Badung. 
 
Disamping itu, kata dia, media cenderung menampilkan politik dari sisi yang negatif,  seperti misalnya, korupsi maupun gratifikasi secara bertubi-tubi diekspos media. Jadinya, kata dia, politik dipandang terkait dengan hal-hal yang kotor, negatif dan sebagainya. Yang sebenarnya, politik juga terkait dengan kekuasaan dan pembagian kekuasaan serta kewenangan juga.
 
 
Meski demikian ada faktor lain yang mendorong generasi milenial di Bali memilih, yakni karena faktor budaya, keluarga dan adat yang masih kuat. Maka dari itu, menurutnya tugas semua pihak untuk memberi pendidikan Politik mulai itu dari partai politik, aktor-aktor Politik, KPU, akademisi maupun pihak-pihak terkait lainnya. "Memang ini masih merupakan PR besar dan juga sangat berat," cetusnya.
 
Amanda berharap agar kaum milenial di Bali mau serta tidak memandang negatif politik sehingga yang terpenting nantinya kaum milenial di Bali dapat meluangkan waktu pada 17 April untuk ikut memilih karena, satu suara mereka juga akan sangat berarti. (bbn/aga/rob)
  • 10 April 2019

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita