Perguruan Pencak Silat PP Suro Siap Menangkan Gede Sugianyar ke Senayan

  • 24 Oktober 2018
Perguruan Pencak Silat PP Suro Siap Menangkan Gede Sugianyar ke Senayan
Beritabali.com,Denpasar. Sebagai pecinta dan pejuang seni bela diri, Gede Sugianyar SH merasa terpanggil untuk kembali membangkitkan sejumlah perguruan yang ada di Bali dan lama redup.
 

Bahkan setelah diangkat sebagai bapak asuh diperguruan tenaga dalam olah nafas Jurus Sebelas di Tabanan. Kini putra Bali yang berjuang untuk duduk di Senayan  diangkat sebagai Pembina sekaligus Bapak Asuh di Perguruan Pencak Silat P.P Suro Bali.
 
 
P.P Suro adalah perguruan pencak silat yang sudah berdiri sejak tahun 1920 yang sampai sekarang masih aktif. Walaupun kebanyakan dari anggota bela diri pencak silat ini ada muslim tetapi PP SURO sudah sangat melekat dari jaman perjuangan di Bali. 
 
Dikatakan Saleh Karmani selaku penglingsir PP Suro bahwa bertepatan dengan Haul dari Pendiri PP Suro, Selasa (23/10) malam di Renon langsung mengundang Gede Sugianyar sebagai tokoh yang gentol dalam pemerhati perguruan beladiri di Bali.
 
"Selama ini PP Suro belum menemukan pembina dan kami di perguruan ini merasa bahwa sosok bapak Gede Sugianyar lah yang paling pas karena beliau merupakan seorang tokoh pemerhati olahraga bela diri," tegas Saleh Karmani.
 
Tidak hanya itu, PP Suro Bali juga menyerukan Gede Sugianyar SH, calon DPR RI Periode 2019-2024 dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Dapil Bali nomor urut 9 (sembilan) bisa duduk di Senayan memperjuangkan Bali.
 
Beliau dinilai sosok yang pekerja keras dan setiap terhadap komitmen.  Komitmen untuk membangun Bali dari segala lapisan, baik itu budaya, seni, Pariwisata hingga pertanian dan meningkatkan SDM tenaga kerja lokal Bali. Kehadirian Alumnus Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Malang ini juga disambut gembira dan yel yel teriakan "Hidup Sugianyar" oleh sejumlah pengurus dan murid-murid PP Suro.
 

Pada kesempatan ini, Gede Sugianyar menekankan bila Tuhan dan rakyat Bali menghendaki dirinya ada di Senayan, akan tetap komit berjuang untuk Bali. Termasuk juga soal perjuangan memajukan seni beladiri di Bali.
 
"Komitmen saya tidak muluk-muluk, untuk Bali dan kemajuan Bali. Termasuk memperjuangkan seni Bela Diri yang ada di Bali," ungkapnya.
 
Dengan moto "Berjuang dan Berkarya Membangun Bali" tetap menjadi tagline calon DPR RI  Dapil Bali nomor urut 9 ini. Dirinya juga menegaskan ingin mengabdi demi Bali; bukan mengejar materi demi "keutuhan" dan kejegan Bali. (bbn/adv/maw/rob)
  • 24 Oktober 2018

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita